Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Keindahan pantai Plengkung (G-land) Surganya Oalahraga Surfing

  

Satu lagi yang perlu sobat masukan dalam daftar wisata yang akan dikunjungi di  kabupaten banyuwangi dimana lagi kalo bukan di Pantai plengkung (G-land). Pantai Plengkung atau yang terkenal dengan sebutan Pantai G-Land adalah surga bagi peselancar. Pantai G-Land berada di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai ini sudah menjadi surganya peselancar dunia. Ombaknya yang panjang sungguh menantang. Namun, keindahan alamnya tak bisa dipandang sebelah mata.
Pemandangan G-Land atau pantai Plengkung sungguh pemandangan yang bagus dan berbeda dari Bali atau pun Hawaii. Hawaii dan Bali, di belakang pantai terdapat banyak gedung-gedung berdiri. Berbeda dengan G-Land yang di belakangnya adalah hutan yang hijau.

  

RUTE PERJALANAN MENUJU PLENGKUNG

Bagi para wisatawan, cara untuk mencapai pantai Plengkung bisa ditempuh melalui 3 jalur, yaitu : Jalur darat, jalur laut dan jalur udara. Dari ketiga jalur ini, jalur udara relatif paling kurang populer dibanding dua jalur lainnya.

JALUR DARAT

Jalur darat adalah jalur paling lazim digunakan oleh wisatawan lokal. Dari kota Banyuwangi anda bisa naik bis dari Terminal Karangente menuju Kalipait yang berada di Kecamatan Tegaldlimo yang jaraknya sekitar 60 km. Dari Kalipait perjalanan dilanjutkan ke Pasaranyar sejauh 3 km dengan naik ojek atau menyewa mobil.

Dari Pasaranyar, perjalanan dilanjutkan menuju ke Pos Rowobendo yang berjarak 10 km, yang merupakan pintu gerbang utama Taman Nasional Alas Purwo. Di sini pengunjung membeli karcis masuk ke Alas Purwo sebesar Rp 4.000,- per orang. 

POS ROWOBENDO
Dari Rowobendo ini selanjutnya menuju Pos Pancur sejauh 5 km.
Di tengah perjalanan pengunjung akan melewati sebuah petilasan bukti sejarah masuknya agama hindu di bumi Blambangan Banyuwangi. Petilasan ini bernama Situs Kawitan atau sebuah pura tertua di Banyuwangi. Itu sebabnya orang Banyuwangi yang di sebelah selatan banyak yang beragama Hindu. Sebab agama Hindu di Banyuwangi menyebar dari hutan di sebelah selatan.

POS PANCUR
Pos Pancur adalah perhentian terakhir sebelum mencapai Plengkung. Di pos ini pengunjung harus melaporkan diri. Dari Pos Pancur perjalanan menuju pantai Plengkung masih sejauh 9 km. Jadi secara keseluruhan jarak dari Banyuwangi ke Plengkung sejauh 85 km.

Sampai di Pos Pancur, pengunjung yang datang menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor, tidak boleh masuk.
Alternatifnya adalah : berjalan kaki selama 2 jam, naik motor trail milik Taman Nasional Alas Purwo, atau menyewa kendaraan khusus pengelola kawasan itu.  Biasanya pengunjung memilih menyewa mobil sekitar 250ribuan (tergantung kesepakatan) untuk bisa dimuati 15 orang.
Di sepanjang perjalanan dari pancur ke plengkung ini anda akan menikmati indahnya hutan sawo kecik (manilkarakauki) dan bumbu manggong yang dominan. Namun ada juga pohon lain seperti nyamplung (calophyllum inophyllum), ketapang (terminalia cattapa ) dan kepuh (stercullia foetida) sesekali anda juga akan menemui beberapa jenis hewan dan burung, diantaranya ada kijang, kera berekor panjang,lutung, ayam hutan, burung kangkareng (antracoceros coronatus)rangkong, dan cekakakjawa.

Sementara jenis fauna yang bisa anda jumpai disepanjang jalan itu antara lain kera abu-abu(macaca fascicularisl ), rusa(cervus timorensis), dan kijang (muntiachus muncjak). Dari jenis aves yang sering kita jumpai adalah ayam hutan (ghalus ghalus), rangkong (buceros undulatus), dan merak (pavomuticus).

Sesampai di gerbang pantai Plengkung, perjalanan disambung dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 200 meter menelusuri hutan menuju bibir pantai. Sepanjang perjalanan ke pantai, pengungjung akan menjumpai beberapa resor, seperti Bobby’s camp atau joyo’s camp.

JALUR DARAT ALTERNATIF (PINTU BEDUL)
Bagi pengungjung yang berasal dari arah Jember melalui Gunung Gumitir, setelah sampai pertigaan Benculuk, belok kanan menuju Purwoharjo. Dari Purwoharjo selanjutnya mengikuti arah petunjuk menuju Wisata Mangrove Bedul Taman Nasional Alas Purwo.


Untuk yang menggunakan angkutan umum dengan menggunakan Bus dari Jember, setelah sampai di pertigaan Benculuk, berganti dengan angkutan umum yang ada di Benculuk dengan tujuan Purwoharjo, selanjutnya menggunakan Ojeg menuju Wisata Mangrove Bedul TNAP.
Dari Bedul


JALUR LAUT
Untuk jalur laut dapat menggunakan speedboat/perahu nelayan dari pantai Grajagan (40 km ke arah selatan Banyuwangi menuju Desa Nelayan Grajagan), dari pelabuhan rakyat Grajagan jika naik speedboat menempuh (1 jam)/ perahu nelayan (2 jam) langsung mencapai Pantai Plengkung/G-Land.
Lewat darat- Laut : Banyuwangi- Benculuk (35km) naik Bus atau naik kendaraan umum lainnya. Benculuk-Grajagan (18 km) dan Grajakan – Plengkung dengan Speed Boat selama 15 menit.
Bagi pengunjung yang berasal dari Bali, untuk mencapai pantai Plengkung juga dapat menggunakan speed boot langsung dari Bali yang hanya memakan waktu dua jam. Tarif yang ditawarkan adalah 125 dollar AS per orang.
JALUR UDARA
Sebetulnya ada jalur ketiga yang bisa ditempuh bagi pengunjung pantai Plengkung. yaitu lewat udara. Di G-Land sendiri juga terdapat sebuah helipad untuk mereka yang melewati jalur udara dengan menggunakan helikopter. Namun tentu saja hanya orang-orang tertentu saja yang mempunyai akses menggunakannya.

Post a Comment for "Keindahan pantai Plengkung (G-land) Surganya Oalahraga Surfing"